Lompat ke konten
AL AQSHA JISRU DAKWAH - Travel Umroh dan Haji Terbaik dan Terpercaya di Jakarta

Umrah dan Haji

Syarat & Ketentuan

Persyaratan & Ketentuan

Berikut adalah Hak dan Kewajiban Calon Jamaah Umrah dan Haji

Kewajiban calon jamaah yang mendaftar di PT. AL AQSHA JISRU DAKWAH:

  1. Membayar biaya paket umroh / haji sesuai jenis paket yang dipilih.
  2. Jamaah harus melengkapi dokumen yang dibutuhkan (paspor, surat-surat, foto, dll.).
  3. Jika terjadi pembatalan atau perubahan jadwal dari pihak jamaah (secara sepihak), maka jamaah dikenakan biaya administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.
  4. Mengikuti seluruh program perjalanan atau itinerary yang sudah ditentukan oleh PT. AL AQSHA JISRU DAKWAH.
  5. Menjaga tata tertib selama melaksanakan ibadah Umroh / Haji.

Jamaah PT. AL AQSHA JISRU DAKWAH akan mendapatkan beberapa hak sebagai berikut:

  1. Tiket pesawat PP (Jakarta – Jeddah – Jakarta).
  2. Akomodasi sesuai dengan jenis paket yang dipilih.
  3. Makan menu Indonesia 3x sehari.
  4. Tour Leader / Muttawif.
  5. Perlengkapan umroh (koper, seragam, buku doa, kain ihram, bergo).
  6. Ziarah dan city tour sesuai dengan itinerary yang sudah diberikan.
  7. Bimbingan Manasik Umroh / Haji.
  8. Air zam-zam 5 liter (sesuai dengan kebijakan airlines).
  9. Bagasi 30 kg (sesuai dengan kebijakan airlines).
  10. Asuransi selama perjalanan ibadah Umroh / Haji.

Syarat dan Ketentuan Umrah:

  1. DP minimal Rp. 5 Juta.
  2. Calon jamaah Umrah disarankan minimal melakukan booking fee untuk mengambil kuota seat umrah.
  3. Apabila calon jamaah sudah melakukan booking fee tetapi membatalkan sepihak, maka booking fee dianggap hangus.
  4. Pelunasan paket minimal 1 bulan sebelum tanggal keberangkatan.
  5. Apabila calon jamaah umrah melakukan pembatalan 3 bulan sebelum keberangkatan dikenakan biaya 10% dari harga paket.
    • Apabila calon jamaah umrah melakukan pembatalan 2 bulan sebelum keberangkatan dikenakan biaya 25% dari harga paket.
    • Apabila calon jamaah umrah melakukan pembatalan 1 bulan sebelum keberangkatan dikenakan biaya 50% dari harga paket.
    • Apabila calon jamaah umrah melakukan pembatalan 2 minggu sebelum keberangkatan dikenakan biaya 75% dari harga paket.
    • Apabila calon jamaah umrah melakukan pembatalan 1 minggu sebelum keberangkatan harga paket yang telah dibayarkan dianggap hangus.
  6. FORCE MAJEURE
    • Tidak ada satupun PIHAK yang harus bertanggung jawab kepada PIHAK lainnya atas kegagalan atau penundaan dari pelaksanaan kewajibannya disebabkan oleh adanya kerusuhan, huru-hara, perang, permusuhan antar negara, peraturan atau kebijakan Pemerintah Indonesia yang baru, embargo, bencana alam, wabah penyakit, pemberontakan, kebakaran, sabotase.

Syarat dan Ketentuan Haji:

  1. Melakukan pembayaran setoran awal USD 4.500.
    • USD 4.000 untuk setoran awal BPIH ke BPKH.
    • USD 500 untuk biaya administrasi dan pendaftaran Haji Khusus.
  2. Memilih paket sesuai dengan yang diinginkan.
  3. Melakukan pelunasan BPIH sesuai dengan kuota dari Pemerintah.
  4. Melakukan pelunasan Paket Haji sesuai dengan yang diinginkan paling lambat di bulan Syaban di tahun keberangkatan.
  5. Apabila calon jamaah Haji melakukan pembatalan sebelum waktu keberangkatan yang ditentukan oleh Kementerian Agama dikenakan biaya pembatalan sebesar USD 500.
    • Apabila calon jamaah Haji melakukan pembatalan 5 bulan sebelum keberangkatan dikenakan biaya 10% dari harga paket.
    • Apabila calon jamaah Haji melakukan pembatalan 4 bulan sebelum keberangkatan dikenakan biaya 25% dari harga paket.
    • Apabila calon jamaah Haji melakukan pembatalan 3 bulan sebelum keberangkatan dikenakan biaya 50% dari harga paket.
    • Apabila calon jamaah Haji melakukan pembatalan 2 bulan sebelum keberangkatan dikenakan biaya 75% dari harga paket.
    • Apabila calon jamaah Haji melakukan pembatalan 1 bulan sebelum keberangkatan harga paket yang telah dibayarkan dianggap hangus.
  6. FORCE MAJEURE
    • Tidak ada satupun PIHAK yang harus bertanggung jawab kepada PIHAK lainnya atas kegagalan atau penundaan dari pelaksanaan kewajibannya disebabkan oleh adanya kerusuhan, huru-hara, perang, permusuhan antar negara, peraturan atau kebijakan Pemerintah Indonesia yang baru, embargo, bencana alam, wabah penyakit, pemberontakan, kebakaran, sabotase.