Panduan Lengkap Tata Cara Umrah: Langkah demi Langkah
Oleh: Administrator Al-Aqsha | | 2 Menit Baca
Umrah terdiri dari rangkaian yang urutannya tetap. Bagi yang berangkat pertama kali, mengetahui urutan itu lebih dulu membuat perjalanan terasa jauh lebih tenang — bukan karena ibadahnya menjadi ringan, tetapi karena tidak ada lagi yang mengejutkan.
Niat dan Berihram di Miqat
Ihram dimulai di miqat, batas tempat yang telah ditetapkan. Sebelum melewatinya, jamaah mandi, mengenakan kain ihram, lalu berniat umrah. Sejak niat diucapkan, larangan-larangan ihram mulai berlaku.
Pembimbing rombongan akan mengingatkan ketika miqat sudah dekat. Bila keberangkatan dilakukan dengan pesawat, sebagian rombongan berihram sejak dari asrama atau bandara keberangkatan.
Thawaf Mengelilingi Ka'bah
Thawaf dilakukan tujuh putaran, dimulai dan diakhiri di garis sejajar Hajar Aswad, dengan Ka'bah berada di sebelah kiri. Tidak ada bacaan yang diwajibkan pada tiap putaran; yang dianjurkan adalah memperbanyak doa dengan bahasa yang dipahami.
Pada waktu ramai, menjaga rombongan tetap bersama lebih penting daripada mendekat ke Ka'bah. Terpisah dari rombongan di tengah kerumunan adalah kejadian yang paling sering dialami jamaah baru.
Sa'i antara Shafa dan Marwah
Setelah thawaf, sa'i dilakukan tujuh kali perjalanan antara bukit Shafa dan Marwah, dihitung sekali jalan sebagai satu kali. Lintasannya kini beratap dan berpendingin, dengan jalur terpisah untuk kursi roda.
Tahallul
Rangkaian umrah ditutup dengan tahallul, yaitu mencukur atau memendekkan rambut. Setelah tahallul, larangan ihram berakhir dan jamaah kembali ke keadaan biasa.
Yang Perlu Disiapkan Sebelum Berangkat
Ikuti manasik yang diadakan sebelum keberangkatan. Manasik bukan sekadar formalitas: di sanalah urutan di atas dipraktikkan, dan pertanyaan yang belum terpikir biasanya baru muncul saat mencobanya.
Siapkan juga obat pribadi, alas kaki yang nyaman, dan tas kecil untuk dibawa ke masjid. Selebihnya dapat dibeli di sana.